Ad Code

Responsive Advertisement

Juru Parkir Menjamur Di Kota Medan



Kota Medan memang selalu menjadi tempat yang ramai dan penuh dengan dinamika. Perkembangan menuju Kota Metropolitan memang membuat daerah ini semakin padat. Tak hanya manusia yang semakin bertambah, namun ikut juga kendaraan roda dua, roda tiga dan kendaraan roda empat. Semakin banyaknya motor dan mobil di Kota Medan memang tak bisa dibatasi jumlahnya. Hampir setiap hari selalu ada kendaran baru yang datang dan masuk ke daerah ini silih berganti. Dimana hal itu membutuhkan lahan parkir untuk kendaraan tersebut. Semakin bertambahnya kendaraan yang ada memang memberi manfaat bagi para Juru Parkir. Karena setiap kendaraan selalu berhenti dan memparkirkan kendaraannya di tempat umum, wajib membayar retribusi yang sudah ditentukan.
Semakin banyaknya pengendara memparkirkan kendaraanya, memang suatu hal yang wajib. hal ini tak bisa dipisahkan dari keamanan dan keselamatan dari pengendara.  Sebab dimanapun baik itu di tengah pusat perkotaan ataupun di pinggiran kota Medan memang sudah menjadi lahan parkir bagi Juru Parkir yang ingin mencari penghasilan. Hal ini yang mebuat semakin banyaknya juru parkir liar yang berjamur di Kota Medan.
Memang tak dapat dipisahkan bahwasanya keberadaan parkir memang memberikan lapangan pekerjaan bagi beberapa orang. Tak hanya itu, parkir juga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi kendaraan yang ingin memparkirkan kendaraanya di lahan yang sudah ditentukan. Dengan pengamanan dari juru parkir yang selalu berjaga ini membuat kita tidak perlu was-was ketika sudah meletakkan kendaraan kita disitu.
Namun kenyataanya kenyamanan dan keselamatan itu kini sudah tidak menjadi jaminan lagi. Keramaian dan semakin banyaknya parkir liar membuat Kota Medan menjadi lahan yang menjanjikan bagi sebagian orang yang mengaku sebagai juru parkir resmi dari pemerintah daerah. Bermodal pakaian berwarna oranges dan kertas tempel seakan tidak ada yang salah. Membuka lahan parkir di sembarang tempat dan sesukanya membuat harga adalah hal yang biasa kita temui. Para pengendara sangat jaran komplen sebab sudah terlanjur memparkirkan kendaraanya di tempat tersebut.

Menjamurnya Juru Parkir Liar
Memang setiap individu membutuhkan pekerjaan untuk bisa bertahan hidup baik itu untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarga. Menjadi juru parkir memang profesi yang sangat mudah dan tak perlu membutuhkan keahlian khusus. Hal inilah yang membuat banyaknya Juru parkir liar di Kota Medan. keberadaan juru parkir liar ini sangat meresahkan masyarakat. Mulai dari biaya retribusi yang tidak jelas hingga keamanan dan keselamatan dari kendaraan yang kita parkir.
Beberapa keluhan yang sering di rasakan masyarakat medan adalah mengenai biaya retribusi yang di patokkan kepada pengendara. Banyak juru parkir yang sesukanya membuat harga parkir. Mulai dari Rp2000 — Rp3000 untuk sepeda motor dan Rp5000-Rp10.000 untuk mobil dan tak jarang sering juga kita menemui juru parkir menerima Rp 1.000 untuk sepeda motor. Tidak stabilnya biaya parkir inilah yang sering membuat banyak juru parkir liar bermain dan sesuka hati menentukan harga kepada pemilik kendaraan.
Menurut Perda mengenai tarif parkir di Kota Medan pada tahun 2016, tarif parkir yang sah untuk roda empat adalah Rp3.000 hingga Rp 5.000 dan penambahan satu jam pertama dikenakan tambahan Rp2.000-Rp4.000. Untuk roda dua dan roda tiga tarif parkir Rp2.000-Rp3000. Seharusnya tarif inilah yang berlaku dan digunakan juru parkir saat bekerja.
Di beberapa tempat di Kota Medan, banyak juru parkir liar yang membuka lapak parkir di trotoar dan di bahu jalan. Sebut saja di daerah Penulis daerah Padang Bulan dan sekitarnya. Banyaknya bahu jalan yang digunakan untuk parkir liar seakan sudah hal biasa di daerah ini. bahu jalan yang seharusnya dipergunakan untuk pejalan kaki kini sudah beralih fungsi. Hal ini membuat kenyamanan bagi pejalan kaki semakin berkurang, tak pelak akibat parkir liar ini sering terjadi kemacetan. Sudah banjir macet pula, lengkaplah semua di Kota Medan ini.  Keberadaan juru parkir liar ini tak hanya membuat kemacetan dan kerugian bagi pejalan kaki. Mengenai keamanan juga sering menjadi permasalahan. Banyaknya kendaraan yang hilang ketika parkir menjadi hal yang biasa kita temui.

Perlu Ditertibkan
Dengan permasalahan parkir di Kota Medan, banyak masyarakat yang sudah berang dan ingin agar parkir liar ditertibkan. Hal ini tak hanya dapat mengurangi masalah namun juga meberikan kenyamanan bagi masyarakat luas. selain mengurangi kemacetan, juga dapat membuat tata ruang kota semakin rapi. Penertiban harusnya melibatkan semua pihak. Tak hanya pemerintah namun juga ikut masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Daerah Kota Medan harusnya memberikan perhatian khusus kepada juru parkir liar. Perlu suatu regulasi yang bisa membuat jera para parkir liar ini, agar tidak ada yang merasa di rugikan namun tetap dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu pemasangan rambu-rambu dilarang parkir perlu ditingkatakan agar tidak diperkenankan untuk mebuat lahan parkir di bahu jalan. Pengawasan adalah yang utama dari semuanya. Mantap di peraturan tanpa pengawasan yang baik adalah omong kosong.

Posting Komentar

0 Komentar

5/random/slider

Temukan sesuatu disini

File Blog

Tentang Saya

Tentang Saya
Manusia biasa dan hanya Penikmat Kopi dengan sejuta rasa. Lebih baik hidup satu hari di surga daripada seribu tahun di dunia.

Recent Posts

3/random/post-list

Ad Code

Responsive Advertisement